Dalam 10 hari ke depan AS Roma dan Internazionale akan bertempur tiga
kali. Miniseri itu akan dimulai tengah malam ini, dalam lanjutan Serie A
pekan ke-21.
Pada pertemuan pertama mereka di
giornata 2
di awal September, Roma berhasil memukul Inter di Giuseppe Meazza
dengan skor 3-1. Sejumlah kalangan memandang itulah penampilan terbaik
Roma sejauh musim ini.
Minggu (20/1/2013) malam, atau Senin
dinihari WIB, giliran Inter bertandang ke Olimpico. Tiga hari kemudian,
mereka kembali berduel di tempat yang sama di
leg pertama babak semifinal Coppa Italia. Dan seminggu kemudian (30/1) seri terakhir mereka dihelat di kota Milan lagi.
Sebelum
ke Coppa, Inter akan meladeni Roma dengan tujuan melanjutkan misi
mereka finis tiga besar di liga. Satu hal yang kurang enak dibaca tifosi
mereka adalah, Antonio Cassano dkk. gagal mencetak gol dalam tiga
pertandingan tandang terakhirnya di Serie A.
Namun, secara umum
performa kedua tim saat ini tidak jauh berbeda, seperti halnya posisi
mereka di klasemen sementara: Roma keenam, Inter nomor empat. Dari 20
partai sebelumnya, Inter memenangi 60%, kalah 30%. Tren kemenangan
terbaik mereka adalah tujuh berturut-turut. Adapun Roma, mereka cuma
memenangi setengahnya, kalah 40%, dan kemenangan beruntun terpanjangnya
cuma empat.
Dari sisi penyerangan, Roma masih tim terkuat dengan melesakkan total 43 gol, atau rata-rata 2,1 gol per
game. Hanya dua kali pasukan Zdenek Zeman gagal menjebol tim lawannya. Ironisnya, pertahanan
I Lupi rapuh karena kebobolan sampai 34 gol (1,7 per
game), serta hanya empat kali
clean-sheet.
Sementara
itu penyerangan Inter terbilang medioker, tertajam nomor enam dengan
torehan 32 gol, dan itu pun sebagian besar dibagi oleh ketiga
penyerangnya: Diego Milito (8 gol), Cassano (5), Rodrigo Palacio (6),
plus Fredy Guarin (4). Sebaliknya, pertahanan mereka tergolong bagus,
hanya kebobolan rata-rata 1,1 gol per
game. Mereka bisa
clean-sheet sampai tujuh kali dari awal musim.
Penampilan
Roma dan Inter di awal 2013 juga mirip-mirip. Mereka sama-sama memulai
dengan kekalahan: Roma menyerah 1-4 dari Napoli, Inter dibekap Udinese
0-3.
Roma minggu lalu bahkan kalah lagi (0-1) dari Catania,
sebelum memperbaikinya dengan mengalahkan Fiorentina 1-0 di Coppa.
Sedangkan Inter, di Serie A pekan lalu bisa menang 2-0 atas Pescara,
tapi harus bertarung 120 menit melawan Bologna untuk bisa lolos ke
semifinal Coppa.
Untuk pertandingan malam ini,
Romanisti tentu berharap timnya bisa mengulang sukses mereka musim lalu, ketika menggasak
La Beneamata 4-0 di Olimpico. Sebaliknya,
Interisti pasti penasaran karena dalam empat pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, mereka tak bisa menang.
Sumber : www.detiksport.com